Pembeli Sepi, Pedagang Merugi Jutaan Rupiah

Beberapa pedagang buah di Pasar Raya Padang terlihat masih kekeuh menyajikan buah apel yang belakangan santer dilarang untuk dijual, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Perda­ga­ngan.  SE tersebut dengan tegas  melarang impor dan per­da­gangan buah apel khususnya untuk apel yang di produksi oleh Bidart Bros California Amerika Serikat

Karena sudah punya ba­nyak stok, mereka masih be­r­upaya menjual. Hara­pannya, masih ada pembeli yang belum tahu infor­masi tersebut dan membeli dagangan mereka. Sebagai peda­gang, tentu me­reka ti­dak mau rugi karena stok apel me­­reka masih banyak di gudang.

LSI: 3 Rapor Merah, 2 Rapor Biru

100 HARI KABINET KERJA

JAKARTA, HALUAN—Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis triwulan kepemimpinan Jokowi-JK mendapat 3 rapor merah dan 2 rapor biru. Penilaian tersebut didasarkan pada survei terhadap pendapat publik yang dilakukan tanggal 26-27 Januari 2015. Kategori rapor merah jika tingkat kepuasaan publik di bawah 50 %, dan rapor biru jika ada optimisme publik terhadap pemerintahan Jokowi dengan tingkat kepuasaan diatas 50 %.

Adji Al Faraby, Peneliti dari LSI kepada wartawan, Kamis (29/1) menyebutkan tiga bidang yang memperoleh rapor merah yaitu bidang hukum, politik, dan ekonomi.

Berbakteri, Buah Impor Dirazia

KeberaDAan buah impor, khususnya apel asal Amerika Serikat ternyata menyimpan persoalan terkait kesehatan. Daya tahan buah yang tetap segar kendati lama belum terjual ditenggarai mengandung zat berbahaya. Pemerintah-pun melakukan razia ke sejumlah penjual

PADANG, HALUAN — Be­be­rapa instansi terkait mela­kukan razia ke sejumlah pusat pen­jualan buah impor menyusul gencarnya infor­masi buah asal Amerika tersebut telah tercemar zat berbahaya. Kegiatan ini dila­kukan Dinas Perindustrian Per­dagangan Per­tam­bangan dan Energi (Dis­perindagtamben) Kota Padang bersama Balai Pe­ngawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan ins­tran­si terkait lainnya, Rabu (28/1).

Sumbar Desak Presiden Selamatkan KPK

PARA PROFESOR IKUT UNJUK RASA

Beberapa profesor berbagai perguruan tinggi di Sumbar turun gunung berunjuk rasa. Mereka mendesak Presiden RI Joko Widodo menyelamatkan KPK.

PADANG, HALUAN — Persoalan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendapat tanggapan serius dari masyarakat Sumatera Barat. Beberapa profesor dari berbagai perguruan ting­gi di Ranah Minang, turun gunung berunjuk rasa guna mendesak Presiden RI Joko Widodo menyelamatkan KPK, Selasa (27/1) di Padang.

Apel AS Tercemar, Jangan Dikonsumsi

BUAH LOKAL BERKUALITAS

PADANG, HALUAN — Meski Su­matera Barat (Sumbar) bukan termasuk gerbang pelabuhan impor nasional namun beredarnya buah apel asal Amerika Serikat (AS) yang tercemar bakteri mematikan Lis­teria monocytogenes masih me­mungkinkan masuk ke Sumbar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar Rahmat Syahni dihubungi Haluan, Selasa (27/1) kemarin mengatakan, tidak ada importir buah di Sumbar, sehingga masuk atau tidaknya apel asal AS ini tidak tercatat Disperin­dag.