Polisi Kembali Sita 9.000 Liter Mita

BUKITTINGGI, HALUAN — Polres Bukittinggi mene­mukan dua pangkalan minyak tanah di Kota Bukittinggi yang terindikasi melakukan penyimpangan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah (mita) bersubsidi. Dari hasil temuan itu, Polres Bukittinggi meringkus dua pelaku pengelola pangkalan mita, dan menyita sekitar 9.000 liter mita dari dua pangkalan tersebut.

“Dari dua pangkalan minyak itu, kami menyita 49 drum serta 29 jerigen yang berisi minyak tanah, serta mengamankan satu unit mobil tanki minyak tanah yang terin­dikasi melakukan penyimpangan BBM,” ungkap Kapolres Bukit­tinggi AKBP Amirjan, Rabu (29/10).

Polisi Kembali Sita 9.000 Liter Mita

BUKITTINGGI, HALUAN — Polres Bukittinggi mene­mukan dua pangkalan minyak tanah di Kota Bukittinggi yang terindikasi melakukan penyimpangan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah (mita) bersubsidi. Dari hasil temuan itu, Polres Bukittinggi meringkus dua pelaku pengelola pangkalan mita, dan menyita sekitar 9.000 liter mita dari dua pangkalan tersebut.

“Dari dua pangkalan minyak itu, kami menyita 49 drum serta 29 jerigen yang berisi minyak tanah, serta mengamankan satu unit mobil tanki minyak tanah yang terin­dikasi melakukan penyimpangan BBM,” ungkap Kapolres Bukit­tinggi AKBP Amirjan, Rabu (29/10).

Polres Bukittinggi Sita 30,1 Kg Ganja

10 TERSANGKA DITANGKAP

BUKITTINGGI, HALUAN — Polres Bukittinggi mengungkap sembilan kasus narkoba selama Oktober 2014 di kawa­san hukum Polres Bukittinggi. Dari sem­bilan kasus itu, polisi menangkap 10 orang pelaku, serta menyita barang bukti sebanyak 30,1 kilogram narkoba jenis ganja, serta 25,63 gram jenis sabu.

Penangkapan pertama dilakukan pada Rabu 1 Oktober 2014 pukul 01.45 WIB di kawasan Gadut Kabupaten Agam. Di lokasi ini, polisi mengamankan tersangka DY beserta barang bukti satu paket sabu dengan berat 0,17 gram.

Polres Bukittinggi Sita 30,1 Kg Ganja

10 TERSANGKA DITANGKAP

BUKITTINGGI, HALUAN — Polres Bukittinggi mengungkap sembilan kasus narkoba selama Oktober 2014 di kawa­san hukum Polres Bukittinggi. Dari sem­bilan kasus itu, polisi menangkap 10 orang pelaku, serta menyita barang bukti sebanyak 30,1 kilogram narkoba jenis ganja, serta 25,63 gram jenis sabu.

Penangkapan pertama dilakukan pada Rabu 1 Oktober 2014 pukul 01.45 WIB di kawasan Gadut Kabupaten Agam. Di lokasi ini, polisi mengamankan tersangka DY beserta barang bukti satu paket sabu dengan berat 0,17 gram.

Langkah Kabau Sirah Digagalkan Wasit

PADANG,HALUAN — Semen Padang gagal lolos ke babak semi final ISL 2014. Ke­gagalan tersebut didapat setelah anak asuh Jafri Sastra bermain imbang 2-2 dengan Arema Rabu (29/10) di Stadion H. Agus Salim Padang. Namun kegagalan kabau sirah ini dengan terhormat.

Eka Ramdani cs yang membutuhkan kemenangan tampil trengginas dihadapan pendukungnya. Namun penampilan trenginas ter­sebut percuma sebab banyak keputusan wasit Novari Ikhsan yang merugikan kubu tuan rumah. Setidak­nya ada dua keputusan krusial yang merugikan kabau sirah.